Yang Seharusnya Nyata

Delusiku sering mengatakan banyak hal yang membuat diri sendiri ragu. Aku merasa banyak hal yang bukan diriku sendiri terlepas keluar dan meraba setiap sudut untuk mengambil alih diri. Berbagai perasaan mulai berkecamuk, membuat kepala tak bisa berpikir jernih.

 

Bahkan dalam delusiku, saat aku membayangkan sesuatu yang indah, semuanya terasa menyakitkan, karena aku tahu semua itu tak nyata. Aku sadar aku terlalu dibutakan oleh delusi yang tak nyata ini. Saat aku kembali sadar, aku merasa hampa dan sedikit tak bisa menerima pahitnya kenyataan yang ada.

 

Delusi itu menyakitkan. Takkan bisa menghilang sekalipun kucoba untuk tidak menghiraukannya. Takkan bisa padam meskipun kucoba menguburnya. Akan selalu ada meski kucoba untuk berpaling darinya. Namun, ada satu yang indah dari sekian banyak delusiku yang menyakitkan. Yaitu kamu.

 

Bila delusiku itu kamu, biarkan aku tetap berada di dalamnya, memelukmu, menyayangimu, dan terus menjagamu selamanya, meskipun kamu hanya bagian tak nyata dari diriku. Biarkan aku merasakannya, walaupun aku harus tersiksa, asalkan kamu jadi bagian di dalamnya.


         

0 komentar:

Posting Komentar