Delusiku
sering mengatakan banyak hal yang membuat diri sendiri ragu. Aku merasa banyak
hal yang bukan diriku sendiri terlepas keluar dan meraba setiap sudut untuk
mengambil alih diri. Berbagai perasaan mulai berkecamuk, membuat kepala tak
bisa berpikir jernih.
Bahkan
d
Delusi itu
menyakitkan. Takkan bisa menghilang sekalipun kucoba untuk tidak menghiraukannya.
Takkan bisa padam meskipun kucoba menguburnya. Akan selalu ada meski kucoba
untuk berpaling darinya. Namun, ada satu yang indah dari sekian banyak delusiku
yang menyakitkan. Yaitu kamu.
Bila
delusiku itu kamu, biarkan aku tetap berada di dalamnya, memelukmu,
menyayangimu, dan terus menjagamu selamanya, meskipun kamu hanya bagian tak
nyata dari diriku. Biarkan aku merasakannya, walaupun aku harus tersiksa,
asalkan kamu jadi bagian di dalamnya.